Analisis Gaya Bahasa Tasybih dalam Kitab Kimiya al-Saadah karya Imam al-Ghazali
DOI:
https://doi.org/10.65526/g4rcna47Keywords:
Tasybih, Stilistika, Kimiya al-Saadah, Al-Ghazali, SufismeAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk tasybih dalam Kitab Kimiya’ al-Sa‘ādah karya Imam al-Ghazali sebagai perangkat stilistika dan media penyampaian pesan sufistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika bahasa Arab, khususnya dalam mengidentifikasi dan menganalisis struktur tasybih berdasarkan teori balaghah klasik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasybih dalam karya ini terdiri atas empat bentuk utama: tasybih mursal mujmal, tasybih mu’akkad mujmal, tasybih mursal mufassal, dan tasybih tamtsili. Al-Ghazali menggunakan tasybih tidak hanya untuk memperindah bahasa, tetapi juga sebagai sarana pedagogis dan sufistik dalam menyampaikan konsep-konsep abstrak seperti hati, akal, dan jiwa. Tasybih-tasybih tersebut menjadi jembatan antara dimensi rasional dan spiritual, sekaligus menunjukkan keindahan bahasa serta kedalaman makna dalam karya tasawuf klasik.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


